DISCLAIMER: Ini adalah artikel referensi industri berdasarkan laporan yang tersedia untuk umum. Hebei Haihao tidak mengklaim pasokan, partisipasi EPC, atau hubungan komersial dengan perusahaan atau kontraktor mana pun yang disebutkan dalam artikel ini. Semua informasi bersumber dari berita publik, rilis perusahaan, dan publikasi industri.
1. Latar Belakang Proyek
Golden Pass LNG adalah konversi brownfield dari terminal impor LNG AS yang sudah ada menjadi fasilitas ekspor skala besar, yang berlokasi di Sabine Pass, Texas. Fasilitas ini merupakan joint venture antara QatarEnergy (70%) dan ExxonMobil (30%). Menurut laporan publik, proyek ini memiliki kapasitas ekspor nameplate melebihi 18 juta ton per tahun di tiga train pencairan.
Sejarah konstruksi proyek ini terkait erat dengan konsorsium EPC-nya: Zachry Group, CB&I (anak perusahaan McDermott) dan Chiyoda. Pada tahun 2024, anggota utama Zachry Holdings mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11, yang memaksa reorganisasi proyek dan mendorong LNG pertama keluar dari jendela yang semula dipandu tahun 2025. Menurut pernyataan yang dilaporkan publik dari pimpinan ExxonMobil dan dari Golden Pass LNG, produksi LNG pertama dari Train 1 tercapai pada 30 Maret 2026, dan kargo ekspor pertama berangkat pada 22 April 2026.
Bagi insinyur pengadaan internasional, startup terminal LNG Golden Pass adalah studi kasus yang berguna tentang bagaimana tekanan EPC tahap akhir dapat memengaruhi commissioning, suku cadang, dan permintaan komponen pengganti di mega-terminal Pantai Teluk AS.




